Home / berita umum / 250 Ha Sawah di Jambi Terendam Banjir, 30 Ha Diantaranya Gagal Panen

250 Ha Sawah di Jambi Terendam Banjir, 30 Ha Diantaranya Gagal Panen

250 Ha Sawah di Jambi Terendam Banjir, 30 Ha Diantaranya Gagal Panen – Petaka banjir menggenangi rumah sampai persawahan punya penduduk di 4 kabupaten Propinsi Jambi. Pemerintah Propinsi Jambi mengambil keputusan status ke level ‘waspada’ sehubungan petaka ini.

” Ketinggian air Sungai Batanghari telah di angka 12, 60 mtr.. Ini tetap berstatus hati-hati. Sekarang ini ada 4 Kabupaten di Jambi yang terendam oleh banjir yakni Kabupaten Kerinci, Tebo, Merangin, serta Sarolangun, ” kata Kepala BPBD Jambi Bachyuni Deliansyah, Sabtu (2/3/2019) .

Petaka banjir ini berlangsung karena tingginya curah hujan di lokasi Jambi beberapa minggu paling akhir. Tidak hanya banjir, daerah di 4 Kabupaten itu pun mudah terjadinya tanah longsor.

” Area yang mudah bakal tanah longsor itu yakni berada pada Sarolangun, Kerinci serta Merangin. Namun sekarang ini yang berlangsung longsor itu di Kabupaten Merangin ada 3 titik longsor yang berlangsung dari sana, ” kata Bachyuni.

Dari data BPBD Jambi, sekitar 1. 700 rumah di Kabupaten Merangin terendam banjir. Lalu 1. 430 rumah di Kabupaten Sarolangun ikut juga terendam.

” Untuk Kerinci, ada lebih kurang 300 rumah yang terkena limpahan larva dingin dari gunung Kerinci. Yang lainnya data belumlah masuk, tetap pendataan, ” kata Bachyuni

Disamping itu Kepala BPBD Sarolangun, Jambi Trianto menuturkan banjir kesempatan ini merendam 6 kecamatan di Kabupaten Sarolangun Jambi. Tetapi, dari 6 Kecamatan itu tdk semua desa yang terendam oleh banjir.

” Ketinggian banjir itu banyak variasi dimulai dari 50 cm sampai 1 mtr.. Banjir yang menggenangi itu sifatnya mengalir tdk mengendap lama. Maka kalau daerah tdk hujan karena itu mulai berangsur surut. Namun apabila daerah lainnya hujan seperti Kerinci atau Merangin karena itu mungkin air sungai kembali naik, ” kata Trianto.

Tidak cuma menggenangi rumah penduduk. Banjir pun menggenangi sawah sampai membawa dampak tidak berhasil panen. Semestinya ada 250 hektare sawah terendam banjir, 30 hektare salah satunya tidak berhasil panen.

Karena banjir ini, BPBD Sarolangun pun udah lakukan pemasangan tenda-tenda darurat di sejumlah area banjir. Tidak cuma itu BPBD pun udah lakukan evakuasi terhadap penduduk yang tempat tinggalnya terendam banjir.

” Evakuasi penduduk itu yang manakah tempat tinggalnya terendam banjir, kita bawa serta kelokasi yang tdk terendam banjir atau kedataran yang tambah tinggi. Banjir ini pun tdk konsumsi korban jiwa. Namun ada sejumlah banyak barang punya penduduk tenggelam terendam. Dukungan sembako pun udah kita salurkan, ” kata Trianto.

Trianto menghimbau biar penduduk terus senantiasa hati-hati pada petaka banjir kesempatan ini. Ditambah lagi di Jambi intensitas curah hujan tetap tinggi.

About admin