Belasan Kantong Kerangka Korban Tsunami Aceh Di Temukan Pekerja Bangunan

Belasan Kantong Kerangka Korban Tsunami Aceh Di Temukan Pekerja Bangunan – Beberapa pekerja bangunan menemukannya belasan kantong berisi kerangka korban tsunami Aceh. Mereka menemukannya kala mendirikan rumah.

Kerangka dikira korban tsunami itu diketemukan disaat pekerja menggali tanah buat pembangunan rumah di Gampong Lamseunong, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Pekerja bangunan, Ogi, menyatakan menemukannya kerangka korban tsunami dalam bungkusan plastik biru kala menggali tanah di muka suatu rumah yg tengah dibikin pada Selasa (17/12/2018) , lebih kurang waktu 17. 00 WIB.

” Tempo hari, kala menggali di kedalaman 1/2 mtr. diketemukan plastik biru. Sehabis di buka, plastik biru itu berisi tulang manusia, ” kata Ogi, sama seperti ditulis Pada, Rabu (19/12) .

Sehabis paham kantong itu berisi kerangka manusia, Ogi serta pekerja bangunan yang lain mengabari fitur desa atau gampong serta pengurus musala yg ada di dekat pembangunan perumahan itu.

Sehabis meyakinkan dalam kantong plastik itu kerangka manusia, Ogi serta pekerja bangunan yang lain diperintah tutup galian buat menjauhi problem binatang seperti anjing oleh pengurus musala.

” Ini hari kami menggali kembali. Sehabis digali, diketemukan lebih kurang 16 kantong berisi kerangka manusia. Ada peluang terdapat banyak kembali kantong berisi kerangka korban tsunami, ” kata Ogi.

Ogi menyatakan awal kalinya paham di area pembangunan rumah yg dikerjakannya ada kuburan korban tsunami. Area cuma tanah kosong seperti kebun.

” Sebelum kerangka ini diketemukan, seperti ada sinyal tanda di luar akal-sehat. Bahkan juga kala menggali, tanah yg digali seperti disasarkan ke tempat titik hasil kantong. Walaupun sebenarnya bukan pada tempat itu idenya titik galian, ” ucap Ogi.

Abdullah Saleh, penduduk ditempat, mengemukakan ada peluang tempat itu merupakan kuburan massal korban tsunami Desember 2004. Masalah ini dapat disaksikan dari skema kantong-kantong berisi kerangka.

” Kantongnya acak seperti ditumpuk. Tidak hanya itu, galian kuburan seperti memanfaatkan alat berat. Kami tidak mengerti ini korban tsunami dimakamkan di tanah ini. Dikarenakan, pascatsunami, kami mengungsi ke Blangbintang, ” ucap Abdullah Saleh.

Sesaat, Safrizal, penduduk yang lain, yakin banyaknya korban tsunami yg dimakamkan pada tempat itu lebih dari belasan kantong. Serta ini dapat disaksikan dari sisa galiannya memanfaatkan alat berat.

” Tak ada ciri-ciri diketemukan di kantong berisi kerangka korban tsunami itu. Sesudah itu, kantong-kantong berisi kerangka korban tsunami ini bakal dikubur pada tempat beda, ” kata Safrizal.