Di Semarang, Ada Sapi Sempat ‘Mampir’ ke Kafe Sebelum Dikurbankan

Di Semarang, Ada Sapi Sempat ‘Mampir’ ke Kafe Sebelum Dikurbankan – Momen unik kerap berikan warna kondisi Idul Adha terlebih terkait dengan hewan kurban. Di Semarang, ada sapi yang sudah sempat ‘mampir’ ke kafe sebelum dikurbankan hingga membuat pengunjung was-was.

Peristiwanya berada pada Cafe Portobello, Jalan Setiabudi No 82 Kota Semarang waktu 21. 30 WIB hari Selasa (21/8) malam tempo hari. Karyawan kafe, Gunawan Indra Bayu, mengakui dengar berita sapi terlepas. Sewaktu mau memandang ke luar kafe, sapi itu jadi mendekati.

” Kami pengen melihat dari pintu, sapinya jadi masuk, ” kata Gunawan, Rabu (22/8/2018).

Sapi itu sudah sempat menabrak kaca sampai kaca retak. Momen itu membuat pengunjung kaget serta was-was. Untung waktu itu kafe mau tutup hingga cuma 1 meja yang terisi pengunjung.

Saat sapi semakin masuk ke, beberapa pengunjung selamatkan diri keluar kafe sedang karyawan kabur ke. Sapi itu dibarengi oleh petugas kurban yang mengupayakan menggiring sapi keluar.

Sapi berwarna cokelat itu juga membuat piring pecah lantaran menabrak meja-meja didalam. Momen itu berjalan seputar 10 menit hingga akhirnya petugas kurban sukses membawanya keluar.

” Sapinya kebingungan, nabrak kaca, piring-piring juga pecah, ” pungkasnya.

Peristiwa itu memang membuat kaget, tetapi Gunawan mengharap dengan datangnya tamu tidak tersangka itu dapat berubah menjadi menandakan baik.

” Ya mudah-mudahan sehabis peristiwa itu kafenya semakin ramai konsumen, ” tangkisnya.

Nyata-nyatanya sapi ‘mampir’ ke kafe itu cukuplah viral di sosial media lantaran rekaman CCTV yang menyebar di internet. Disamping itu, di ketahui sapi itu adalah hewan kurban di Masjid Al Barokah tidak jauh dari tempat.

Takmir Masjid Al Barokah, Umar Satyadi, menyampaikan sapi itu sudah risau sejak mulai di turunkan dari truk. Hingga saat ikatan sapi tidak kuat membendung, sapi terputus serta lari menjurus kafe.

” Sejak mulai ada sapinya telah risau. Alhamdulillah dapat diamankan. Ini telah disembelih, ” kata Umar.