Di Wonosobo Tukul Dikeroyok Hingga Tewas, 7 Pelaku Ditangkap

Di Wonosobo Tukul Dikeroyok Hingga Tewas, 7 Pelaku Ditangkap – Satu orang penduduk Wonosobo, Muh Fadlun alias Tukul (39) dikeroyok sampai meninggal dunia, Minggu (30/6) malam. Tujuh orang pengeroyokan saat ini udah diamankan polisi.

Ke tujuh pemeran itu ialah Tekat, Dimas, Adid, Aan, Kabul, Sarpan, Davit. Seluruhnya sebagai penduduk Desa Karangrejo, Kecamatan Selomerto, Wonosobo.

Peristiwa ini berasal kala terduga Tekat mengakui dikeroyok kala menyaksikan kesenian tradisionil Ndolalak di Desa Kauman Kecamatan Kaliwiro, Minggu (30/6) waktu 00. 30 WIB.

Tak terima, Tekat setelah itu merintangi korban di jalan ketujuan Desa Kauman Kecamatan Kaliwiro pada Minggu, (30/6) . Kala itu, terduga Tekat udah berbarengan delapan mitranya.

Tidak cuman dipukul serta ditendang, korban pun dipukul dengan memanfaatkan kayu pada bagian kepala. Selesai dikeroyok, korban dibawa pulang oleh temannya yg kala peristiwa pun di area.

” Pengeroyokan berlangsung kala korban menyaksikan Ndolalak setelah itu dihadang sembilan pemeran. Cuma sekarang, dua pemeran masihlah dalam pemburuan dan tujuh antara lain udah diamankan, ” kata Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Heryanto, selesai melaksanakan rekontruksi di Mapolres Wonosobo, Rabu (17/7/2019) .

Korban pernah dirawat di rumah sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta saat tiga hari selanjutnya wafat. Dan korban lain sebagai kawan korban alami banyak luka.

” Banyak pemeran kami tangkap dalam rumah. Mulainya tiga orang setelah itu peningkatan pemeran pengeroyokan berubah menjadi sembilan orang. Serta dua masih DPO. Banyak pemeran masih terhitung muda umurnya rata-rata 20-an tahun. Mereka digunakan clausal 170 ayat 1 serta ayat 2 ke serta ke 3 KUHP, ” terangnya.

Salah satu orang terduga, Tekat mengemukakan kalau dirinya sendiri pernah jadi korban pengeroyokan. Kala itu, kata Tekat, korban ada di area peristiwa.

” Kala menyaksikan Ndolalak ada orang nyariin orang bertanya terhadap saya setelah itu mereka mengeroyok. Bila korban tak turut namun ada disana, ” pungkasnya.