Ida Penghina Jokowi Mumi Tinggal Merasakan Hukumannya

Ida Penghina Jokowi Mumi Tinggal Merasakan Hukumannya – Ida Fitri terduga perkara pendapat pelanggaran UU ITE yg membuat poto ‘Jokowi Mumi’ di halaman Facebook punyanya selanjutnya ditahan. Ida ditahan seusai melakukan pengecekan jadi terduga saat empat jam.

Ida memperoleh 42 pertanyaan, sebelum penyidik akan memutuskan buat membendungnya. Ida, pemilik account Aida Konveksi kelihatan ada di area Satreskrim Polresta Blitar waktu 12. 31 wib. Kembali mengusahakan hindari wartawan, Ida Fitri naik tangga ke lantai dua dengan memakai helm teropong. Busana khimar warna hitam serta kerudung syari merah maroon.

Wanita pemilik Butik Malang ini lari masuk ke area Kanit Pidek. Akan tetapi cuma lebih kurang 10 menit, lalu berganti ketujuan area penyelidikan reskrim. Ida kelihatan dibarengi satu orang lelaki bertopi yg senantiasa menutupi tubuh serta muka Ida. Tidak lama setalah itu, Kuasa Hukumnya Oyik Rudi Hidayat menyalip masuk.

Ida baru tuntas dikontrol pada waktu 16. 20 wib. Wanita ini memakai masker dengan muka menunduk menuruti petugas turun ketujuan lantai satu. Setelah itu Ida dimasukkan ke mobil Jatanras Satreskrim Polresta Blitar tinggalkan mapolresta.

” Seusai kami melakukan pengecekan jadi terduga, buat setelah itu yg terkait kami melakukan penahanan selam 20 hari ke depan, ” kata Kasat Reskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono terhadap detikcom, Kamis (17/7/2019) .

Menurut Heri, saat 20 hari kedepan Ida bakal diberikan di sel tahanan wanita di Mapolsek Sukorejo. Penahanan dilaksanakan karene udah penuhi prasyarat resmi buat dilaksanakan penahanan.

Disamping itu, Kuasa Hukum Ida Fitri, Oyik Rudi Hidayat menjelaskan faksinya siap melakukan semua proses hukum sesuai sama proses.

” Sebagai hak penyidik buat melaksanakan penahanan pada terduga. Ditambah lagi clausal yg digunakan ultimatum hukumannya di atas lima tahun penjara, ” kata Oyik pada detikcom.

Dan bab permintaan pengunduran penahanan, menurut Oyik, ia bakal tetap melaksanakan usaha itu. Namun terus melaksanakan penyelarasan dengan clientnya.

Didapati pelapor membuat itu di media sosialnya, Senin (1/7/2019) waktu 18. 00 wib. Pelapor ini admin IG info_seputaran_blitar yg diperuntukan terhadap Humas Polresta Blitar, Kapolresta Blitar serta Polsek Sanankulon.

Pada awal pengecekan, Ida Fitri pemilik account Aida Konveksi mengakui account serta postingannya mendadak hilang selang dua jam dari dunia maya. Akan tetapi pada pengecekan ke dua, Ida mengedit info itu.

Wanita 44 tahun mengemukakan seusai posting 10 menit banyak yg memperingatkannya. Ia lalu meniadakan tulisan itu. 15 Menit setelah itu, akunnya mendadak hilang. Ida mengakui akunnya dihapus kominfo.

Pemilik account, Ida Fitri dikontrol Polresta Blitar sejumlah 2 kali. Pengecekan yg ke dua, pemilik Butik Malang ini mengakui tak punya maksud mengolok. Wanita berumur 44 tahun itu juga memohon maaf sedalam-dalamnya terhadap semuanya rakyat Indonesia atas tulisan itu.

Lewat Kuasa Hukumnya Oyik Rudi Hidayat, menurut Ida gambar itu dirancang demikian rupa berubah menjadi suatu karya seni.