Home / kriminal / Kisah Dibalik Kematian 3 Mahasiswa UII

Kisah Dibalik Kematian 3 Mahasiswa UII

Kisah Dibalik Kematian 3 Mahasiswa UII – Syaits Asyam (19) , Muhammad Fadli (19) serta Ilham Nurfadmi Listia Adi (20) tewas selesai ikuti Diklatsar The Grand Camping (TGC) yg di gelar Mapala Kampus Islam Indonesia (UII) . Dambaan mereka lantas kandas di lereng Gunung Lawu, ini kisahnya :

Tiga mahasiswa UII itu awalannya ikuti kesibukan TGC di lereng selatan Gunung Lawu di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada 13-20 Januari 2017. Keseluruhan peserta diksar ada 37 mahasiswa dari bermacam fakultas di UII. Banyak 34 peserta laki laki serta 3 orang wanita.

Situasi Asyam, Fadli serta Ilham yg pergi fresh bugar beralih 180 derajat selepas ikuti kursus itu. Mereka dibawa ke tempat tinggal sakit utk menekuni perawatan dikarenakan kondisinya sungguh memprihatinkan. Berita ini selanjutnya hingga ke telinga keluarga banyak mahasiswa nan malang ini. Bagaikan disambar geledek, keluarga terpukul menyaksikan situasi 3 mahasiswa yg menggenaskan.

Terhadap keluarga, tim dokter mengemukakan Asyam alami patah tulang di tubuhnya. Dalam situasi tdk berdaya, Asyam pernah ceritakan moment penganiayaan serta menyebutkan nama pelaku terhadap Ibundanya, Sri Handayani (47) . Asyam juga memberikan mau mundur kala Diksar. Kawan Asyam, Abyan yg juga jadi korban penganiayaan menyebutkan Arsyam malahan tambah dihukum kala memohon mundur. Juara Olimpiade Kimia ini selanjutnya hembuskan nafas terakhirnya.

Disamping itu, Kepala Area Humas serta Marketing RS Bethesda Nur Sukawati mengemukakan Ilham alami pendarahan hebat saat sebelum wafat dunia. Petugas IGD menemukannya beberapa luka di badan Ilham yg tertulis sebagai mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2015 asal Lombok NTB ini. Demikianlah juga dengan Fadli, mahasiswa Tehnik Elektro angkatan 2015 asal Batam yg juga dikira alami kekerasan sampai selanjutnya wafat dunia.

Tidak hanya 3 mahasiswa tewas, 5 mahasiswa peserta Diksar masih tetap dirawat dirumah sakit. Tewasnya 3 mahasiswa ini membongkar perbuatan kekerasan di badan Mapala UII. Tim pemeriksaan internal UII selanjutnya bergerak serta menemukannya terdapatnya dugaan kekerasan.

UII menyudahi sesaat kesibukan di luar universitas. UII mengatakan ga ada keterlibatan pihak luar dalam kesibukan diksar. Panitia Mapala UII juga dilarang pergi ke luar kota. Buat banyak pelaku penganiayaan, UII berjanji dapat keluarkan mereka dari universitas.

Tidak hanya pemeriksaan internal, aparat dari Polres Karanganyar udah mendatangi universitas UII utk menghimpun kabar faedah mengusut persoalan ini. Demikianlah juga Ombudsman RI Perwakilan DIY juga turun tangan mengawal persoalan wafatnya tiga mahasiswa ini sampai selesai.

About admin