Para Pemain Bulutangkis Berjuang Mati-Matian

Para Pemain Bulutangkis Berjuang Mati-Matian – Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto optimistis Indonesia berhasil ke perempatfinal Piala Sudirman. Dia mengajak warga utk mendoakan Scuad Merah Putih.

Selesai ditaklukkan India 1-4, Indonesia mesti menekuni pertandingan hidup mati dengan Denmark. Kesempatan Mohammad Ahsan dkk. dinilai tidak tebal utk dapat menundukkan Denmark serta menegaskan ticket babak knockout.

Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto sangat percaya banyak pebulutangkis tim nasional dapat bertarung habis-habisan utk menggapai ticket itu.

” Saat diinfo perihal kekalahan lawan India sangat menyakitkan ya. Bagaimana lantas harapannya saat sebelum pergi merupakan Piala Sudirman dapat kembali lagi Indonesia. Kami sangat percaya ofisial, manajer, pelatih udah mengusahakan utk beri motivasi pemain yg ada di lapangan, “

” Apabila pemerintah harapkan PBSI utk jangan sampai memberikan pesimisme masih optimistis. Terhadap warga, sesuai sama kala kita saling mendoakan sepakbola dalam posisi terjepiit kemarin walaupun selanjutnya kita di final kalah. Di bulutangkis kan sama, membanggakan, serta peran juaranya makin lebih tinggi dari sepakbola. Harapan saya kita doakan biar hal yg diatas kertas tidak bisa jadi kemungkinan lah, ” ujarnya.

Menurut Gatot, di lapangan apa pun dapat berjalan. Andaikan India saja dapat menundukkan Indonesia walaupun diatas kertas Merah Putih lebih diunggulkan, maka tdk ada yg tidak bisa kala hadapi Denmark kelak.

” Tdk ada suatu hal yg tidak bisa didalam bulutangkis lantaran kala lawan India lantas tdk ada yg menganggap akan kalah cukup telak. Sejauh ini kan kita tetap memimpin serta ini sangatlah menyakitkan sekali. Sebab, berapa bln. paling akhir udah ada perfoma yg bagus bulutangkis Indonesia di berapa multievent. Ini mendadak kalahnya cukup telak serta kita jadi isyarat bertanya, ” kata dia.

” Andaikan di kaitkan dengan hambatan tekhnis lantas harusnya tdk ada hambatan. Dari faktor cuaca, Mei itu cukup kooperatif utk kita. Lantas dari faktor jarak, Indonesia ke Brisbane cuman tujuh jam, kelelahan juga gak. Ya, Indonesia tinggal tunggu keberuntungan lantaran menang lantas mesti 5-0 atas Denmark andaikan pengin lolos, ” pungkasnya.