Perlakuan Guru Bejad Yang Cabuli Muridnya

Perlakuan Guru Bejad Yang Cabuli Muridnya – Dunia pendidikan di Lamongan kembali tercoreng. Kesempatan ini, satu orang guru SD diadukan ke polisi lantaran dikira melaksanakan pencabulan terhadap anak didiknya.

Guru yg tingkah lakunya gak perlu dicontoh itu yaitu SR (47) yg mengajar di salah suatu sekolah basic yg berada pada Kecamatan Kedungpring. SR diadukan oleh orang-tua siswi yg mengakui udah dicabuli oleh pemeran.

” Kami berbarengan orang tuanya udah menyampaikan perkara ini ke polisi, ” kata Ali, paman korban terhadap wartawan, Rabu (3/7/2019) .

Ali mengakui korban yg naik ke kelas 6 SD ini kerap memperoleh perlakuan tak patut dari pemeran hampir sehari-hari kala dia duduk di kursi kelas 5. Sejak mulai kelas 5 itu, lanjut Ali, korban kerapkali terima perlakuan cabul guru yg udah berstatus PNS itu di area kelas serta area perpustakaan.

” Pak guru kerap meraba-raba serta aksi cabul yang lain sejak mulai kelas 5, ” kata Ali menirukan pembicaraan korban.

Buat menutupi perbuatan bejatnya, lanjut Ali, pemeran mengintimidasi korban nilainya bakal di turunkan. ” Biar perbuatan bejatnya aman tak menyebar, pak guru mengintimidasi bakal turunkan nilai pelajaran korban, ” papar Ali.

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat membetulkan bila ada pengaduan yg masuk berkenaan perkara pencabulan yg dilaksanakan oleh satu orang pelaku guru SD di Kecamatan Kedungpring. Polisi udah menyelamatkan guru cabul itu buat dilaksanakan penyelidikan.

” Perkara ini udah masuk babak penyelidikan serta kami udah memintai info korban juga pemeran, ” papar Norman.

Pemeran, lanjut Norman, apabila memang bisa dibuktikan bakal digunakan Clausal 82 ayat 2 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ultimatum hukuman maksimum 15 tahun kurungan penjara.