Petinju Penyintas Kanker Ini Tutup Usia pada 31 Tahun

Petinju Penyintas Kanker Ini Tutup Usia pada 31 Tahun – Seseorang petinju Selandia Baru serta ibu dari dua anak, wafat selesai alami luka kepala kala latihan tinju. Wanita penyintas kanker itu tutup umur pada 31 tahun.

Media The New Zealand Herald memberikan laporan, Rabu (22/8/2018), kala session sparring tinju, Lucy Brown alami pukulan pada bagian kepala, tetapi awalannya dia terasa baik-baik saja. Lucy selanjutnya pergi untuk ambil air minum serta mulai terasa gak enak tubuh.

” Kesehatannya lebih buruk dalam sekejap mulai sejak itu, ” kata pilot Helikopter Penyelamat Auckland Westpac, James Tayler kala itu.

Peristiwa itu berlangsung pada 18 Agustus waktu lalu. Dalam hari itu, ibu dua anak itu diterbangkan dengan helikopter ke Rumah Sakit Kota Auckland. Dia selanjutnya dipasangkan alat pendukung kehidupan.

Kepolisian mengonfirmasi kalau wanita berusia 31 tahun itu dinyatakan wafat pada Rabu (22/8) jam 07. 45 waktu ditempat selesai alat pendukung kehidupannya dimatikan. Perkataan belasungkawa membanjiri situs GoFundMe punya keluarga Lucy, yang udah menghimpun dana lebih dari US$ 7 ribu dalam dua hari paling akhir selesai insiden 18 Agustus waktu lalu.

Team Griffin, salah seseorang kawan Lucy mengatakan pembawaan positif Lucy yang bakal dirindukan banyak orang-orang. ” Dia teladan untuk banyak orang-orang. Dia orang yang sangatlah positif yang bakal menghibur kebanyakan orang disekelilingnya, ” ujar Griffin.

” Kita semua mempunyai pasang surut dalam kehidupan kita serta dia senantiasa berubah menjadi orang yang menghibur kami. Dia wanita yang ajaib, ” paparnya.

Tinju udah berubah menjadi sisi utama dari kehidupan Lucy saat empat tahun paling akhir selesai meraih kemenangan medali perak dalam kejuaraan Australia’s Golden Gloves.

Menurut Townsville Bulletin Brown, Lucy didiagnosa menanggung derita kanker serviks tingkat tiga pada tahun 2011. Selesai menekuni perawatan, dia lantas dinyatakan pulih dari kanker. Lucy mulai tekuni tinju selesai berubah menjadi penyintas kanker.