Polisi Periksa 16 Saksi Serta 7 Pakar Sebelum Memutuskan Satu Terduga

Polisi Periksa 16 Saksi Serta 7 Pakar Sebelum Memutuskan Satu Terduga – Polisi mengambil keputusan satu terduga perkara pendapat rasisme di Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya. Terduga itu yaitu Tri Susanti.

” Udah diputuskan 1 terduga dengan inisial TS (Tri Susanti) , ” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (28/8/2019) .

Tri Susanti dijaring dengan Clausal 45A ayat 2 juncto Clausal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 terkait pergantian atas UU 11 Tahun 2008 terkait Kabar serta Transaksi Elektronik (ITE) serta/atau Clausal 4 UU 40 Tahun 2008 terkait Peniadaan Rasis serta Etnis serta/atau Clausal 160 KUHP serta/atau Clausal 14 ayat 1 serta/atau ayat 2 serta/atau Clausal 15 KUHP.

Pemastian terduga pada Tri Susanti dilaksanakan seusai polisi periksa 16 saksi serta 7 pakar. Polisi, kata Dedi, pun udah ajukan permintaan mencegahan Tri Susanti buat berpergian ke luar negeri.

” Permintaan pencekalan udah di ajukan. Surat panggilan udah diungkapkan, ” pungkasnya.

Ada beberapa bukti yg jadikan basic polisi mengambil keputusan terduga. Salah satunya reputasi digital berwujud conten video sampai pelbagai cerita yg menyebar di social media.

Tri Susanti sebagai korlap perbuatan yg mendatangi asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya. Ia pernah juga dikontrol di Polda Ja-tim jadi saksi awal mulanya.