Home / berita umum / Polisi Tangkap Empat Orang Pembuat Uang Palsu Di Cikarang, Bekasi

Polisi Tangkap Empat Orang Pembuat Uang Palsu Di Cikarang, Bekasi

Polisi Tangkap Empat Orang Pembuat Uang Palsu Di Cikarang, Bekasi – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi serta Spesial (Dittipideksus) Bareskrim Polri laksanakan penangkapan pada empat orang tersangka atas persoalan sangkaan kejahatan pembuatan uang palsu. Penangkapan itu dijalankan di lokasi Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

” Pada awal bln. Januari 2018 tim dari Subdit IV/Uang Palsu memperoleh info dari warga kalau di lokasi Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, disangka ada aktor pembuat uang palsu emisi Rp 50. 000, ” kata Direktur Tindak Pidana Pidana Ekonomi serta Spesial di kantor Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan serta Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (29/1) .

Setelah mengerti hal semacam itu, pihaknya segera laksanakan penyelidikan maka selanjutnya memperoleh nomor handphone aktor serta pihaknya juga laksanakan penyamaran jadi calon konsumen uang palsu. Selanjutnya, di setujui transaksi pada Rabu (24/1) tempo hari, di halaman SPBU daerah Gandasari Cikarang, Bekasi.

” Pada lepas 24 Januari 2018, jam 23. 45 Wib dua orang aktor datang ke tempat yang telah di setujui di halaman SPBU daerah Gandasari Cikarang, Bekasi, serta sesudah tim percaya aktor membawa uang palsu jadi segera laksanakan penangkapan pada ke-2 aktor yang sesudah diinterogasi didapati bernama AL serta MAR Dengan kata lain D yang beralamat tinggal di Desa Harja Mengembang, Cikarang Utara, Bekasi, ” pungkasnya.

Saat di tangkap, dari tangan AL pihaknya sudah temukan 3 lak (100 lembar) uang palsu pecahan Rp 50. 000. Setelah itu, lanjut dijalankan penggeledahan di alamat ke-2 aktor serta diketemukan alat yang dipakai untuk finishing (sistem akhir) pembuatan uang palsu pecahan Rp 50. 000.

” Hasil interogasi dari AL kalau pembuat atau pencetak uang palsu yaitu SAD di Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Serta pada lepas 25 Januari 2018, jam 04. 15 Wib di Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, tim berhasil mengamankan AD, ” ucapnya.

Hasil interogasi didapati kalau AD juga mempunyai kontrakan di Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan, yang dipakai jadi tempat pembuatan uang palsu, maka pada Kamis (25/1) , jam 05. 00 Wib, di tempat itu petugas mengamankan JS yang tengah beroperasi buat uang palsu (menolong AD) .

” Untuk modusnya, tersangka AD dibantu JS buat uang rupiah palsu pecahan Rp 50. 000, 1/2 jadi serta lalu di jual pada tersangka AL dengan harga Rp 70. 000, per 100 lembar kertas bergambar mirip uang rupiah Rp 50. 000 (1 lembar kertas bila dipotong jadi 2 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp 50. 000) , ” tuturnya.

” Tersangka AL laksanakan finishing (menyulam benang pengaman, pilok transparan untuk lem, ngepress memakai alat laminating) serta lalu mengedarkan pada pemesan dengan dibantu oleh tersangka MAR Dengan kata lain D (menantu AL) . Motif dari perbuatan beberapa aktor yaitu untuk mencari keuntungan ekonomi berbentuk uang tunai, ” sambungnya.

Dari hasil penangkapan itu, pihaknya sudah mengambil alih beberapa tanda bukti dari tersangka AL berbentuk tiga lak uang rupiah pecahan Rp 50. 000, alat yang dipakai untuk finishing (sistem akhir) pembuatan uang palsu pecahan Rp 50. 000, satu unit sepeda motor merk Yamaha X Ride.

” Dari tersangka AD diambil alih : 2. 970 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp 50. 000, lembar kertas yang bergambar mirip uang rupiah Rp 50. 000, perabotan untuk buat uang palsu, ” tandasnya.

Atas tingkah lakunya, beberapa tersangka dijerat dengan pasal 36 ayat (1) , ayat (2) , ayat (3) , pasal 37 UU Nomor 7 th. 2011 perihal Mata Uang jo 55 KUHP, dengan ancaman hukuman optimal 15 th. penjara.

About admin