Tersangka Kasus Ujaran Kebencian Eggi Sudjana Di panggil

Pengacara Eggi Sudjana dilaporkan Pemuda Hindu Indonesia ke Bareskrim Polri. Eggi disangka menebarkan ujaran kebencian di sosial media.

” Ada video viral di sosial media, lalu ada Pak Eggi memberi statement yang agak mengganggu rasa kebinekaan kita jadi warga negara Indonesia, ” kata Ketua DPN Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia, Sures Kumar waktu dihubungi, Kamis, (5/10/2017).

Laporan itu tertuang dalam surat nomor LP/1016/2017/Bareskrim hari ini. Menurut Sures, ada pernyataan Eggi dalam satu wawancara di Youtube menyebabkan kegaduhan pada Selasa, (19/9) kemarin.

Dalam wawancara yang lalu ditayangkan dengan nasional itu Eggi menyebutkan cuma pemeluk agama Islam yang sesuai sama Pancasila. Eggi juga mengatakan Bila Perpu Ormas di setujui jadi agama yang lain mesti dibubarkan.

” Menurut kita itu begitu mengganggu serta punya potensi menyebabkan kegaduhan sosial ” ujarnya

Sures menilainya pernyataan itu mengakibatkan kerusakan keselarasan Indonesia. ” Kita mengatasnamakan DPM Prada Indonesia. Kita begitu terganggu dengan terdapatnya kondisi itu. Kita telah berupaya membuat keselarasan kebinekaan mendadak ada itu kan bagaimana, ” paparnya.

Sures memasukkan bukti berbentuk video dari media on-line serta klipping berita dari sebagian media on-line. Sures memberikan laporan Eggi atas tuduhan tidak mematuhi UU tindak pidana Sara Pasal 45A (Ayat 2) serta Pasal 28 (Ayat 2) UU No. 19 Th. 2016 atas perubahan UU No. 11 Th. 2008 Mengenai ITE.

” Kita selekasnya di check oleh Bareskrim untuk mempertanggungjawabkan itu, karna ini jadi dampak kapok juga supaya tidak main main, ” harapnya.