Home / berita umum / Polres Maros Menangkap Jabret Yang Di Gunakan Untuk Berobat Ibunya

Polres Maros Menangkap Jabret Yang Di Gunakan Untuk Berobat Ibunya

Polres Maros Menangkap Jabret Yang Di Gunakan Untuk Berobat Ibunya – Dua anak asal Makassar, Sulawesi Selatan diringkus team Jatanras Polres Maros. Mereka diringkus selesai menjambret telephone selular punya masyarakat di dua tempat tidak sama di Maros, Sulawesi Selatan saat lalu.

Ciri-ciri ke dua pemeran ini bisa di ketahui polisi, dikarenakan tindakan ke dua mereka di muka satu kantor ekspedisi di jalan poros Maros-Makassar, terekam oleh camera CCTV. Dengan bekal itu, Polisi langsung menangkap kedua-duanya dalam sesuatu perumahan di Kecamatan Biringkanaya Makassar, Selasa (04/09/2018) pagi hari.

” Ke dua pemeran ini kami amankan sesudah kami sukses memahami identitasnya dari rekaman CCTV. Mereka sudah mengakui, bila benar didalam video itu ialah mereka. Penjambretan di daerah Bantimurung juga mereka telah akui, ” kata Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Jufri Natsir.

Didalam rekaman CCTV yang pernah viral di sosial media itu, tampak ke dua pemeran memanfaatkan sepeda motor mengintai korbannya yang tengah asik memanfaatkan HP di muka kantor ekspedisi. Seseorang pemeran, dari belakang langsung merebut HP korban serta kabur memanfaatkan motor.

” Korban kaget serta kebingungan. Dia pernah kejar serta berteriak namun, jalanan masih tetap sepi karena peristiwanya itu pagi-pagi. Untungnya ciri-ciri mereka ini dapat lekas kami kenali serta langsung kami tangkap, ” lanjutnya.

Pada Polisi, si anak mengakui sangat terpaksa kerjakan laganya itu karena orang tuanya tengah sakit serta diperlukan ongkos berobat. HP hasil kejahatannya lantas ia jual ke rekan dekatnya dengan harga yang terjangkau.

” Saat itu orang-tua saya sakit serta diperlukan ongkos, karena itu saya sangat terpaksa. Kalaupun yang paling akhir itu, ini rekan saya yang mememohon tolong dibantu. Saya sangat terpaksa juga, karena pertamanya dia yang membantu saya, ” akunya si anak.

Ke dua pemeran telah diserahkan ke Mapolsek Turikale untuk melakukan kontrol kelanjutan. Mereka dijaring dengan clausal 365 KUHP dengan ancaman optimal 15 tahun penjara.

About admin